II. Struktur Inti dan Fitur Teknis
Selang Bunker STS Laut modern adalah mahakarya teknik. Biasanya dirancang dengan struktur lapisan komposit untuk memenuhi persyaratan yang menuntut di lingkungan ekstrem.
1. Lapisan Dalam: Terbuat dari karet sintetis tahan minyak dan tahan korosi (seperti karet nitril), memastikan kompatibilitas dengan media yang diangkut dan mencegah kontaminasi minyak dan korosi pada dinding bagian dalam pipa.
2. Lapisan Penguat: Ini adalah "kerangka" selang. Biasanya dibuat dengan melilitkan beberapa lapisan kawat baja atau tekstil berkekuatan tinggi, memberikan kapasitas menahan tekanan dan kekuatan tarik yang sangat tinggi, mampu menahan tekanan internal minyak dan gaya tarik dari lingkungan laut eksternal.
3. Lapisan Penutup: Terbuat dari karet tahan aus, tahan cuaca, dan tahan air asin (seperti neoprena), melindungi lapisan penguat di dalam dari kerusakan mekanis, radiasi ultraviolet, keterikatan organisme laut, dan korosi air asin.
4. Modul Daya Apung: Banyak selang STS dilengkapi dengan pelampung yang dapat dilepas atau bahan busa terpasang, sehingga memungkinkan selang tersebut mengambil bentuk tersuspensi tertentu (biasanya dalam bentuk "kubah terbalik") di dalam air, sehingga menghindari gesekan dengan dasar laut atau tergores oleh kapal.
Fitur teknis utamanya meliputi:
Fleksibilitas tinggi: Dapat menekuk mengikuti gelombang dan arus laut, menyerap energi drift dan osilasi lambung kapal dan menghindari kerusakan akibat sambungan yang kaku.
Resistensi tekanan tinggi: Dapat menahan tekanan tinggi yang dihasilkan oleh unit pemompaan untuk memastikan aliran produk minyak yang efisien.
Tahan terhadap lingkungan yang keras: Desainnya dapat menahan suhu ekstrem, badai, dan korosi kimia laut.
