AKU AKU AKU. Proses Kerja dan Skenario Aplikasi
Selang Bunker STS Laut biasanya beroperasi sebagai bagian dari sistem tambatan satu titik (SPM), dan prosesnya adalah sebagai berikut:
1. Berthing: Kapal tanker minyak besar (VLCC/ULCC) mendekati platform terapung SPM di laut dan ditambatkan dengan aman ke platform berputar dari platform tersebut melalui kabel. Platform berputar memungkinkan kapal tanker minyak berputar bebas di sekitar platform seperti baling-baling angin, selalu berada pada posisi dengan gaya paling kecil.
2. Sambungan: Operator menggunakan perahu kerja untuk menarik ujung selang penyalur oli STS (biasanya dilengkapi dengan konektor cepat) yang telah dipasang sebelumnya pada silinder apung ke kapal tanker oli, kemudian menghubungkannya ke manifold kapal tanker oli.
3. Transportasi minyak: Setelah memastikan bahwa sambungan sudah benar, nyalakan stasiun pompa. Minyak akan dipompa melalui pipa bawah laut menuju pelampung SPM, kemudian diangkut dengan aman ke kapal tanker minyak (untuk pemuatan) atau dikeluarkan dari kapal tanker minyak (untuk pembongkaran) melalui selang STS.
4. Pemutusan: Setelah pengoperasian selesai, kosongkan sisa oli di dalam selang, lepaskan konektor cepat, dan kapal tanker oli akan melepaskan tambatannya dan pergi.
Skenario Aplikasi Utama:
Penghilangan lumpur kapal tanker minyak besar: Kapal Pengangkut Minyak Mentah Sangat Besar (VLCC) memiliki draft yang terlalu dalam dan tidak dapat langsung berlabuh di pelabuhan perairan dangkal. Mereka perlu menurunkan sebagian minyak mentah melalui selang SPM dan STS di perairan dalam ke kapal tanker minyak yang lebih kecil, yang kemudian akan diangkut ke pelabuhan dengan kapal tanker yang lebih kecil.
Transfer maritim: Mentransfer bahan bakar atau barang secara langsung antara dua kapal yang bersebelahan atau berdekatan. Selang STS merupakan kunci penghubung kedua kapal.
Pelabuhan yang jauh dari garis pantai: Untuk melindungi lingkungan ekologi pesisir yang sensitif, fasilitas bongkar muat dibangun di perairan dalam yang jauh dari pantai, dan dihubungkan ke tangki penyimpanan pantai melalui sistem SPM dan jaringan pipa bawah laut.
Ladang minyak lepas pantai: Mengangkut minyak mentah yang disimpan di unit penyimpanan dan pembongkaran produksi terapung (FPSO) ke kapal tanker minyak antar-jemput.
